Apa yang salah dengan berjabat tangan alias salaman? Ketika disalami oleh peserta ujian masuk UGM hari Minggu kemarin, saya sempat kaget. Di akhir waktu ujian, saya sebagai penanggungjawab ruang mengucapkan selamat berpisah kepada para peserta dan sampai jumpa di tanggal 18 Agustus, yaitu hari penerimaan mahasiswa baru oleh rektor. Sejurus kemudian, para peserta ujian keluar ruang sambil menyalami kami para penjaga.

Saya kemudian teringat penelitian Mas Heri dari Fakultas Filsafat UGM, yang menyarankan agar guru-guru sekolah bersalaman dengan para murid, tentunya dengan sepenuh hati, untuk mengurangi tindak kekerasan di sekolah.

Barangkali, saya perlu bersalaman juga dengan para mahasiswa peserta kuliah, mulai semester depan.