Catatan (daripada) Sekti

"dari kumpulannya terbuang" | Chairil Anwar | 1943

Tag: internet

Niat Ngeblog

Apa motivasi seseorang untuk ngeblog?

Tentu bermacam-macam. Saya sendiri rasanya terprovokasi oleh teman-teman PPTIK UGM dulu waktu mereka sering diundang ke Fakultas. Menurut mereka, coba masing-masing dosen menulis satu hal saja setiap habis mengajar, betapa besar pengetahuan yang dikumpulkan di universitas ini saban harinya.

Setuju, deh.

Apalagi jika satu mahasiswa juga menulis satu pengetahuan, mungkin merespon apa yang disampaikan dosen pada perkuliahan, atau menulis hal lain. Maka ada tambahan puluhan ribu pengetahuan yang disebarkan.

Mathuk.

***

Menuliskan pengetahuan, selain mengumpulkannya (akumulatif), juga dapat membuatnya terstruktur karena menulis selalu diikuti dengan menempatkan logika tertentu.

Selain akumulasi pengetahuan, ada juga yang berbagi pengalaman pribadi. Perjalanan, piknik, dan sebangsanya merupakan pengalaman yang sering dibagikan di weblog. Tips dan trik juga sering merupakan pengalaman pribadi yang dibagikan kepada orang lain. Dengan membagi tips dan trik, maka penulis blog dapat menyumbang kepraktisan kepada orang lain: mereka tidak perlu mengalami hal yang sama sebelum menemukan pemecahannya.

***

Banyak juga blog yang ditulis dengan tujuan politik dan komersial. Seseorang menulis profil orang lain yang sedang nyaleg misalnya, tentu dengan segenap puja dan puji. Atau justru menjelekkan calon lain lawan dari calon yang didukungnya. Atau si calon sendiri yang menulis untuk mendapatkan popularitas dan kepercayaan.

Tentu tidak salah.

Blog yang ditulis dengan tujuan komersial misalnya adalah promosi suatu produk, baik jasa maupun barang. Kadang blog semacam ini juga menyumbang pengetahuan umum, karena kadang juga menulis hal-hal lain di seputar bisnis yang digeluti.

Yang lain menggunakan blognya untuk mendapatkan klik banyak agar ia dibayar oleh pengiklan. Tulisannya umumnya menggunakan tema yang sangat populer karena dicari orang banyak. Kadang, malah mereka meng-kopipas tulisan orang lain.

Yang itu membuat polusi di Internet. Alih-alih menambah pengetahuan, malah membuat runyam. Halaman hasil pencarian google kadang-kadang sampai berpuluh baris berisi artikel yang sama.

979 total views, 1 views today

Paket Aplikasi Tersuka

Kegiatan sehari-hari kadang membutuhkan banyak paket aplikasi yang terinstall di komputer. Yah, seperempat abad yang lalu mungkin tidak masalah, tetapi sekarang bertikom menjadi kebutuhan.

Saking banyaknya paket yang kita butuhkan, jika harus membeli, wow, rasanya taksanggup. Mau membajak, kadang merasa bersalah. Akan tetapi, ternyata banyak orang baik hati yang mempersilakan kita menggunakan secara gratis paket program ciptaan mereka atau hanya menghimbau untuk menyumbang.

Terdapat berbagai paket program gratis yang dapat kita unduh untuk keperluan kegiatan TIK pribadi, mulai dari menulis, menggambar vektor, mengedit foto, berinternet, main game … Tentu terdapat keunggulan dan kekurangan baik program komersial maupun takberbayar.

Berikut catatan beberapa paket aplikasi yang menurut saya cukup OK. Tidak semua perlu dan cocok untuk semua orang, tidak semua juga penting-penting amat.

gatuxkaca

bugos, Ilmu Budaya goes Open Source

  • Menggambar vektor: Inkscape. Agak persis dengan Corel Draw. Berbagai keperluan saya temui tool-nya di sana, dan kadang kemampuannya cukup mengejutkan.
  • Mengedit bitmap: Gimp. Seperti Adobe Photoshop.
  • Menggabung file pdf: Pdf-Shuffler. Ada di Synaptic Package Manager.
  • Office, masih OpenOffice.Org. Komplet dengan fungsi-fungsi text editor (Ooo Writer), presentasi (Ooo Presentation atau Impress), Spreadsheet (Ooo Spreadsheet atau Calc), database (Ooo Base), bahkan menggambar (Ooo Draw). Beberapa yang lain belum sempat mencoba, seperti Libre Office yang datang belakangan. Terdapat versi Linux dan Windows.
  • DropBox, tempat menyimpan file secara online dan dapat digunakan untuk kolaborasi dengan pengguna lain. DropBox juga dapat diinstall di komputer dan akan melakukan sinkronisasi file dengan penyimpanan online ketika terhubung dengan internet.
  • Skype, favorit untuk berkomunikasi baik melalui teks, audio, maupun video. Dapat juga berbagi file. Untuk berkonferensi diberi percobaan beberapa hari, setelah itu harus membayar. Untuk melakukan panggilan ke telepon juga harus membayar yang cukup murah untuk panggilan internasional.
  • Catatan seperti wiki: Zim Desktop Wiki. Berjalan baik di Windows maupun Linux.
  • Screenshot: Take Screenshot ada di Accessories Linux Mint. Jika tombol PrtSc mengambil seluruh area layar, maka dengan Take Screenshot kita dapat memilih bagian yang dikehendaki.
  • screenshot of screenshot

  • Client pencetak: Print edit, untuk memilih bagian-bagian web yang akan dicetak.Jika terpaksa harus mencetak suatu halamam web, kita dapat memilih hanya yang perlu. Alamat: https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/print-edit/
  • E-mail client: Mozilla Thunderbird. Memiliki banyak akun email cukup merepotkan. Aplikasi ini dapat mengelola banyak akun email yang kita miliki. Dapat berjalan baik di Linux maupun Windows, aplikasi ini memiliki berbagai fasilitas antara lain catatan buku alamat, kalender (agenda/aktivitas), dan dapat memasang berbagai plugin tambahan. Plugin tersebut misalnya untuk menghubungkan tanggal ulang tahun di buku alamat dengan kalender
  • Untuk memberitahu waktu shalat, Minbar untuk pengguna Linux, yang dapat unduh dari synaptic. Pengguna Windows dapat mengunduh Islamic Finder (www.islamicfinder.org) untuk mengetahui jadwal shalat dan juga memasang peringatan waktu shalat di komputer. Jika tidak, gunakan add-ons di peramban internet Mozilla Firefox.
  • Peramban internet: Mozilla Firefox yang berjalan juga di Linux dan Windows. Berbagai add-ons-nya sangat memudahkan kegiatan berinternet. Add-ons ini dapat diunduh di ‘Firefox’ > ‘Pengaya’. Berbagai add-ons yang saya suka (meskipun tidak semua perlu-perlu amat):
    • X-Marks. Bookmark yang dapat diakses dari berbagai tempat.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/xmarks-sync/
    • Zotero. Citation manager.
    • Pinterest Right-Click. Mempermudah mengirim gambar ‘temuan’ kita ke pinterest.
      Https://addons.mozilla.org/id/firefox/addon/pinterest-right-click/
    • Abduction! Menyimpan webpage sebagai gambar, atau hanya memilih bagian tertentu dengan klik kanan.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/abduction/
    • DownThemAll! Merupakan Internet download manager.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/downthemall/
    • Download StatusBar, agar status pengunduhan tertampil sebagai bar di bagian bawah, bukan seperti default bawaan Firefox. Tidak penting amat sih.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/download-statusbar/
    • Flash and video download.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/download-flash-and-video/
    • AdBlock Plus. Kemunculan iklan kadang terasa mengganggu. Konon add-on ini tidak hanya menyembunyikan iklan tetapi benar-benar tidak memuatnya. Bisa ditambah filter misalnya untuk iklan dari dalam negeri.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/adblock-plus/
    • FoxClock. Tahu waktu di lain belahan Bumi yang dipilih kadang diperlukan jika kita berkomunikasi dengan orang-orang di tempat tersebut.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/foxclocks/
    • Weather Now. Menampilkan cuaca dari kota yang dipilih.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/weather-now/
    • Pray Times! 1.1.7. Pemberitahuan waktu shalat.
      Https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/praytimes/
    • CollorZilla, berguna untuk mengetahui kode warna di suatu halaman web.
    • Live ip address. Saya perlu mengetahui ip address yang sering berubah untuk memasukkan ke daftar eksklusi penghitung klik ( hit counter) blog saya ini. Dengan demikian, klik saya sendiri tidak akan dihitung sebagai pengunjung.

    firefox add-ons

    glanceworld.com

    Kustomisasi Mozilla Firefox tidak hanya dengan menambahkan add-on tetapi juga dapat mengubah penampilan. Misalnya, memberikan gambar dan warna pada bar di atas maupun di bawah. Lumayan, untuk menghilangkan kebosanan. Penampilan ini dapat diperoleh di ‘Firefox’ > ‘Pengaya’ > ‘Persona’.

Semua paket tersebut berjalan di Linux, yang juga tidak berbayar, atau setidaknya bisa tidak membayar. Pada waktu pertama-tama menggunakan operating sistem open source ini (sekarang saya gunakan distro Linux Mint 9 [Isadora] dan 13 [Cinnamon] yang cocok dengan Axioo Zetta saya), rasanya cukup berat meninggalkan Windows. Tetapi, lama-kelamaan menemukan juga berbagai paket aplikasi yang mencukupi kebutuhan saya, antara lain yang saya catat di atas. [z]

ke atas

518 total views, no views today

Hepi Milad!

There is an increasing trend in using ‘met milad’ to congratulate someone in her/his birthday.

Facebook membuat orang mudah terhubung dengan orang lain, termasuk mudah mengetahui kapan seseorang berulang tahun. Kita tidak perlu mengingat kapan tanggal lahir seseorang, karena Mark Zuckerberg dan teman-teman telah melakukannya dan memberitahukan kepada kita. Kemudian kita tinggal mengucapkan selamat dengan menulis di dinding teman kita itu.

Banyak kata, frasa, kalimat yang dapat digunakan seperti “selamat ulang tahun”, “met ultah”, “HBD” yang kadang ditambah “ayo traktir” hehe… Digunakan juga “selamat milad”, “met milad”, “happy milad”. Kata “milad” ini rasanya menjadi tren, banyak dijumpai di jejaring sosial beberapa waktu terakhir. Di dunia nyata sendiri saya jarang mendengar penggunaan frasa tersebut untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada seseorang.

Milad secara kamus berarti hari lahir, dalam bahasa arab. Kita mengenal keluarga kata ini misalnya dalam frasa “maulud nabi”, atau “maulid nabi”.

*

Secara umum terdapat dua kalender yang kita gunakan, yaitu kalender Hijriah yang dihitung sejak peristiwa hijrah Nabi Muhammad dan sahabat-sahabatnya, dan kalender Masehi, yang konon dihitung sejak kelahiran Nabi Isa al Masih. Oleh karena hal terakhir itu, kalender Masehi juga disebut kalender Miladiah.

Kalender Hijriah berdasarkan pada siklus Rembulan–oleh karena itu juga disebut sistem qomariyah, sementara kalender Masehi berdasar pada siklus Matahari, sehingga juga disebut sistem syamsiah.

(Sebenarnya terdapat banyak kalender di dunia ini. Rasanya setiap budaya memiliki sistem kalender sendiri. Ingat dengan draf proklamasi kita yang berangka tahun 05, tahun Jepang? Ada kalender Jawa, Kalender Bali, kalender Cina, dlsb. Orang-orang Maya juga memiliki kalender sendiri yang menghebohkan itu.)

Sebagian masyarakat (dan lembaga) Islam menggunakan istilah milad untuk ulang tahun. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, memperingati ulangtahunnya juga dengan istilah ‘milad’ dan mengambil dasar perhitungan kalender Hijriah, yang kira-kira berumur sebelas hari lebih pendek. Universitas ini menyatakan\1 bahwa mereka adalah satu-satunya universitas yang menggunakan kalender Hijriah untuk perhitungan usia.

Sepanjang saya tahu, umumnya universitas, lembaga yang rasanya sangat Barat ini, menggunakan perhitungan Masehi dan menyebutnya dies natalis, yang kira-kira berarti ‘hari lahir’. Untuk siklus lima tahunan, disebut lustrum.

Kalender Masehi merupakan penanggalan yang umum kita kenal. Dalam kaitan dengan ini, Prof. T. Jacob (almarhum, Kedokteran UGM) dan Prof. Inajati Adrisijanti (Arkeologi UGM) menggunakan istilah TU yang berarti Tarikh Umum. Kalender ini juga merupakan kalender resmi pemerintah sehingga surat-menyurat, agenda, dan sebagainya berdasar kepada kalender ini dan sering disebut sebagai kalender nasional.

Perhitungan ulang tahun seseorang atau lembaga secara umum juga menggunakan kalender masehi. Beberapa perkecualian misalnya sultan dan sri paduka di Yogyakarta, juga sunan di Surakarta, yang menghitung ulang tahun berdasarkan kalender Jawa.

*

Masih berpikir: mengapa “selamat milad” menjadi tren di jejaring sosial. Kontestasi? Internalisasi? Pergulatan identitas? Rekontekstualisasi? [z]

ke atas

Catatan Kaki
  1. website UII, 2011 ^

390 total views, no views today