Catatan (daripada) Sekti

"dari kumpulannya terbuang" | Chairil Anwar | 1943

Category: blog-gineblog

Nulis

Bagaimana menulis blog yang baik, dari sisi tata bahasa dan pemilihan kata, sehingga enak dinikmati pembaca, mengalir dengan lancar dari depan hingga belakang?


Entahlah, saya tidak tahu. Menulis cukup sulit bagi saya. Gagasan sering tidak mengalir, selalu tunjang-menunjang antara berbagai hal di dalam alinea dan bahkan kalimat. Oleh karena itu, selalu ada revisi yang hingga puluhan kali untuk setiap artikel yang saya unggah di blog.

Senangnya adalah saya tidak sendiri. Konon, keranjang para penulis terkenal pun sering penuh dengan kertas ketikan yang ‘tidak jadi’. Tidak hanya dalam hal menulis, juga dalam berkarya seni rupa. Dulu, belasan tahun yang lalu maestro seni rupa batik Amri Yahya berkata bahwa untuk membuat sebuah lukisan kaligrafi kadang perlu diulang berkali-kali sebelum mencapai hasil yang diinginkan. Waktu itu dia berbicara pada acara Pesantren Seni yang dibuat oleh kami para mahasiswa untuk mengisi kegiatan Ramadhan. Makalah yang dia bawa menggunakan kover bergambar kaligrafi yang dibicarakan itu.

Jadi, rasanya untuk menulis blog yang baik yang pertama harus dilakukan ya menulis. Tidak ada cara lain. Setelah itu, baca dan perbaiki jika ada yang belum sesuai. [z]

ke atas

557 total views, 1 views today

Niat Ngeblog

Apa motivasi seseorang untuk ngeblog?

Tentu bermacam-macam. Saya sendiri rasanya terprovokasi oleh teman-teman PPTIK UGM dulu waktu mereka sering diundang ke Fakultas. Menurut mereka, coba masing-masing dosen menulis satu hal saja setiap habis mengajar, betapa besar pengetahuan yang dikumpulkan di universitas ini saban harinya.

Setuju, deh.

Apalagi jika satu mahasiswa juga menulis satu pengetahuan, mungkin merespon apa yang disampaikan dosen pada perkuliahan, atau menulis hal lain. Maka ada tambahan puluhan ribu pengetahuan yang disebarkan.

Mathuk.

***

Menuliskan pengetahuan, selain mengumpulkannya (akumulatif), juga dapat membuatnya terstruktur karena menulis selalu diikuti dengan menempatkan logika tertentu.

Selain akumulasi pengetahuan, ada juga yang berbagi pengalaman pribadi. Perjalanan, piknik, dan sebangsanya merupakan pengalaman yang sering dibagikan di weblog. Tips dan trik juga sering merupakan pengalaman pribadi yang dibagikan kepada orang lain. Dengan membagi tips dan trik, maka penulis blog dapat menyumbang kepraktisan kepada orang lain: mereka tidak perlu mengalami hal yang sama sebelum menemukan pemecahannya.

***

Banyak juga blog yang ditulis dengan tujuan politik dan komersial. Seseorang menulis profil orang lain yang sedang nyaleg misalnya, tentu dengan segenap puja dan puji. Atau justru menjelekkan calon lain lawan dari calon yang didukungnya. Atau si calon sendiri yang menulis untuk mendapatkan popularitas dan kepercayaan.

Tentu tidak salah.

Blog yang ditulis dengan tujuan komersial misalnya adalah promosi suatu produk, baik jasa maupun barang. Kadang blog semacam ini juga menyumbang pengetahuan umum, karena kadang juga menulis hal-hal lain di seputar bisnis yang digeluti.

Yang lain menggunakan blognya untuk mendapatkan klik banyak agar ia dibayar oleh pengiklan. Tulisannya umumnya menggunakan tema yang sangat populer karena dicari orang banyak. Kadang, malah mereka meng-kopipas tulisan orang lain.

Yang itu membuat polusi di Internet. Alih-alih menambah pengetahuan, malah membuat runyam. Halaman hasil pencarian google kadang-kadang sampai berpuluh baris berisi artikel yang sama.

979 total views, 1 views today

My Un-favourite Website


Kurang tahu ada berapa jumlah website di dunia maya ini sekarang sejak ditemukan oleh   Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee dan kemudian disambungkan dengan jaringan antarkomputer pada tahun 1991.  Netcraft melansir angka 525,998,433 situs, yaitu yang merespon survei webserver pada bulan November 2011. Angka tersebut naik 22 juta (+4.3%) dari bulan sebelumnya. Khayal bin mustahil jika kita hendak membuka website satu demi satu, atau sekedar setiap hari berganti-ganti website. Pasti di antara setengah milyar lebih website tersebut terdapat beberapa yang menjadi favorit, yang dua-tiga kali berulang hingga yang nyaris setiap hari kita kunjungi.

Saya tidak akan mengemukakan website favorit juga yang un-favorite bagi saya. Sepanjang minggu ini di daftar postingan terbaru blog.ugm.ac.id terdapat banyak judul “my favourite website“. Setelah penasaran mencoba melihat beberapa di antara blog-blog tersebut, ternyata mereka men-submit tugas kuliah Pak Bambang Prastowo, suhu kita. (Btw, saya suka judul matakuliahnya: Teknologi Informasi Kontemporer).

Kemenarikan, Keterbacaan

Judul yang sama dapat membuat Pak Bambang Pras mudah mengenali tugas dari mahasiswanya. Akan tetapi, jika semua mengirim dengan judul yang sama, di luar Pak Bambang Pras mungkin tidak banyak yang tertarik. Mungkin ini berkaitan dengan aspek  kemenarikan suatu posting.

… satu lagi yang perlu dilakukan,  yaitu membuat judul yang unik sehingga menggoda dan menarik untuk diklik.

Jika selama ini banyak yang menyoroti keterbacaan suatu halaman website dari segi tipografi (terutama penataan baris dan paragraf, pemilihan jenis dan besar huruf, dan sebangsanya), saya pikir ada satu lagi yang perlu dilakukan,  yaitu membuat judul yang unik sehingga menggoda dan menarik untuk diklik. Mungkin hal ini tidak berlaku bagi pembaca yang menggunakan mesin pencari karena cakupannya kadang menjadi sangat sempit atau tidak menggambarkan isi, tetapi semoga berhasil menarik (calon) pembaca jika judul tersebut berada dalam suatu daftar seperti di blog.ugm.ac.id.

Di antara banyak mahasiswa Pak Bambang Pras tersebut terdapat juga yang membuat judul lain yang menjadi menarik karena berbeda dan tidak datar (ada emosinya), seperti “I Love these Websites“. Cukup menggoda, membuat pembaca ingin tahu mengapa website-website tersebut dicintai.

*

Okelah, untuk postingan ini saya coba bereksperimen dengan judul “My Un-favourite Website“. Semoga banyak yang ‘tersesat’ … [z]

ke atas

256 total views, 1 views today