Minggu kedua bulan September 2013 ini terdapat tiga ‘peristiwa museum’ yang menarik perhatian saya. Kebetulan peristiwa ini terjadi di berbagai level, yaitu di tingkat jurusan, provinsi, dan tingkat nasional.

Berikut peristiwa-peristiwa tersebut.

1 Pameran mahasiswa S2 Arkeologi FIB UGM, minat Museologi. Para mahasiswa angkatan 2012 berpameran di selasar Gedung Margono, FIB UGM. Mengambil tema “Fire inside You”, pameran ini mengungkap simbol-simbol berkait dengan api yang melingkupi diri, dari semangat, passion, cinta, hingga sifat jahat/baik. Kemarahan, misalnya, merupakan api di dalam diri yang oleh para mahasiswa digambarkan dengan ekspresi wajah. Kita pun dapat melihat ekspresi marah diri kita di cermin yang disediakan, atau memasang gambar ekspresi wajah marah kita sendiri di pameran.

Pameran ini berlangsung dari tanggal 9-13 September 2013, dan konon juga diselenggarakan candle light dinner beneran di salah satu malam …

fire inside you exhibition

Seorang pengunjung memperhatikan pajangan tentang sati di India, pengorbanan seorang istri yang ditinggal mati suaminya.

2 Pameran “Museum Goes to Campus” yang diselenggarakan oleh Barahmus DIY (Badan Musyawarah Musea DIY). Tidak seperti biasanya yang mengambil lokasi di museum, pameran bersama kali ini mengambil tempat di Kompleks Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH), kampus UGM, Bulaksumur. Memenuhi dua gedung utama di kompleks tersebut, pameran diikuti oleh museum-museum di DIY juga beberapa museum di wilayah yang tergabung dalam Mitra Praja Utama, seperti Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten.

Selamat untuk Mas Donny dan teman-teman …

3 Pencurian empat artefak emas di Museum Nasional. Peristiwa mengagetkan ini berlokasi di Jakarta, tetapi menjadi perhatian nasional. Saya melihat berita tersebut ditayang di beberapa televisi disertai dengan wawancara kepada beberapa tokoh berkait dengan museum. Beberapa koran nasional juga menjadikannya sebagai tajuk berita …

Dari berita-berita yang beredar terdengar bahwa museum kebanggaan bangsa ini tidak memandang penting CCTV. Perangkat keamanan seperti yang sekarang mulai umum dipasang di rumah-rumah pribadi ini konon telah mati sejak beberapa bulan yang lalu! Kasus ini mengingatkan kita kepada Museum Sonobudoyo, Yogyakarta, yang pernah kecurian artefak emas di tengah tidak berfungsinya CCTV.

koran pencurian museum

Dua kora, nasional dan daerah, yang memberitakan pencurian di Museum Nasional.

Selain masalah keamanan, hal lain yang menarik adalah pilihan benda yang dicuri, yaitu beberapa benda yang kelihatannya adalah peripih beserta wadahnya. Benda-benda tersebut merupakan benda keagamaan yang sering disertakan dalam upacara-upacara tertentu. Menurut keterangan yang dimuat di media massa, artefak-artefak yang dicuri tersebut dahulu ditemukan di kompleks Petirtan Jalatunda dan Petirtan Belahan, Jawa Timur.

Kumpulan berita media daring tentang hal ini dapat dibaca misalnya di http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/2706/1/pencurian.emas.di.museum.nasional

Semoga segera terungkap kasus ini dan keamanan museum-museum kita segera ditingkatkan. [z]

ke atas