Terdapat beragam moda transportasi publik darat di Belanda. Terdapat kereta api, metro, dan tram yang berjalan di atas rel. Terdapat juga bus yang umumnya berupa bus gandeng. Jika tram (dan kereta elektrik lainnya) menggunakan kabel listrik di atasnya seperti KRL kita, di Utrecht misalnya terdapat juga bus yang menggunakan kabel listrik… Rasanya seperti naik bom-bom car …

Sepur

Sepur dalam bahasa kita berasal dari bahasa Belanda, spoor. Jadi, naik kereta api di Belanda serasa naik kereta di Jawa, numpak sepur. Bedanya, kereta bule ini lebih bersih, menjangkau banyak tempat, dan tepat waktu.

Kereta menjadi moda transportasi yang favorit. Setasiun terdapat di banyak tempat di satu kota sehingga kadang kurang dari dua menit berjalan kereta sudah berhenti di stasiun lain. Ini terjadi misalnya antara Diemen dan Amsterdam Muiderpoort yang biasanya ditempuh dalam dua menit, di tengahnya masih ada setasiun Amsterdam Science Center yang ketiganya disinggahi beberapa kereta.

Baca juga: Tak sekedar alat transportasi

Terdapat beberapa jenis kereta api di Belanda, antara lain adalah Sprinter yang menyambangi setiap setasiun sehingga waktu tempuh cukup lama. Ada juga Intercity, yang melayani perjalanan antarkota yang beberapa menggunakan kereta tingkat. Beberapa kali ketemu sepur yang lebih cepat, tetapi entahlah, persepuran di Belanda sering berganti kebijakan. Terdapat juga kereta antarnegara yang tiketnya tidak dijual di mesin seperti biasa.

kereta api

Bagian kepala sepur Intercity yang tingkat.

Selain kereta yang beroperasi secara nasional, di beberapa tempat juga ada perusahaan kereta lain yang beroperasi secara regional. Misalnya adalah Veolia yang beroperasi di wilayah tenggara dari negeri tersebut.

Terdapat dua kelas pada kereta api Belanda. Kelas satu berkursi merah, sementara kelas dua berkursi biru. Perbedaan ini juga terlihat dari angka ‘1’ atau ‘2’ yang tertera di luar badan gerbong. Entah apa bedanya, kelas satu tidak banyak diminati karena selalu terlihat sepi. Kelas dua tentu lebih murah, dan meriah karena banyak penumpang.

kereta api belanda

Bagian depan kereta Sprinter jenis Lighttrain (SLT).

Tiket

Untuk naik kendaraan umum tersebut terdapat beberapa cara pembayaran. Untuk naik bus, harus naik lewat depan dan membayar tiket pada supir. Tiket tersebut berlaku selama satu jam. Hampir sama jika kita naik tram. Ada penjual karcis yang ada di belakang pintu masuk. Tiket harus disentuhkan pada sensor setelah membeli (atau pada waktu naik), dan sentuhkan lagi jika akan keluar. Jika akan menumpang bus atau tram lagi sebelum satu jam, maka cukup menggunakan tiket tadi.

Kita juga dapat menggunakan tiket elektronik yang dapat dibeli di mesin penjual yang ada di stasiun. Tahun 2013 harga tiket elektronik tersebut 7,5 euro. Tiket ini dapat diisi ulang di mesin penjual tersebut atau pada mesin pengisian yang biasanya ada di supermarket. Penggunaan tiket ini cukup disentuhkan (tap) pada sensor sewaktu naik dan nanti pada saat akan turun.

Jangan lupa untuk menyentuhkan lagi pada saat akan turun, sebab jika tidak maka kredit akan terpotong. Seingat saya potongan tersebut 20 euro.

Tiket elektronik ini juga dapat digunakan pada kendaraan umum Metro yang beroperasi di bawah tanah, juga pada kereta api. Hanya, pastikan kredit tersisa 14 euro untuk dapat naik kereta api. Pastikan juga untuk tap saat akan naik (masuk stasiun), sebab jika lupa dan terkena pemeriksaan di atas kereta, dendanya 35 euro. Begitu pula, jangan lupa untuk tap kembali ketika keluar stasiun sebab jika lupa akan terpotong sekitar 35 euro juga.

Untuk naik kereta api juga dapat membeli tiket biasa (dengan kertas) pada mesin penjual yang ada di stasiun. Tiket ini dapat sekali jalan atau pulang pergi. Kita juga dapat membeli tiket tanpa tanggal, yang harus dicap tanggal pada mesin di depan gerbang begitu kita menggunakannya. Terdapat juga tiket untuk anak-anak yang disebut Railrunner. Tiket seharga 2,5 euro ini dapat digunakan seharian untuk naik kereta ke seluruh Belanda!

Di kereta dan tram kita juga dapat membawa sepeda. Terdapat gerbong khusus yang dipintu ditandai gambar sepeda. Hanya harap teliti, apakah kita dapat membawa sepeda dengan gratis atau harus dibelikan tiket juga.

Jika tinggal cukup lama di Belanda dan intensif menggunakan kereta api, ada baiknya membeli tiket elektronik dengan diskon. Caranya adalah dengan memesan pada situs kereta api Belanda, www.ns.nl, atau www.ov-chipkaart.nl. Tiket akan diantar dengan pos ke alamat kita seminggu kemudian. Untuk mendapatkan diskon, kita harus mendaftar lagi di situs tersebut dan membayar langganan. Harga langganan cukup beragam, antara lain 50 euro per tahun. Keuntungan dari tiket personalized ini, dengan nama dan foto kita, adalah kita akan mendapat diskon hingga 40% pada jam tidak sibuk. Kita juga dapat ‘mendiskon’ tiga orang teman yang bepergian dengan kita, yang membeli tiket kertas.

Rute dan jadwal

Untuk mengetahui jadwal, rute, jenis kendaraan yang akan kita tumpangi, dan biayanya, kita dapat mengklik situs www.9292.nl. Di situs tersebut kita dapat merencanakan perjalanan dari satu tempat ke satu tempat yang lain dengan mudah. Dijelaskan bahwa dari alamat kita harus jalan kaki sekian menit ke halte terdekat, naik ini, ganti itu di stasiun/halte mana, waktu tempuh sekian, ongkosnya sekian, dan sebagainya. Komplet. Situs kereta api www.ns.nl juga memberikan perencanaan perjalanan tetapi khusus untuk kereta api. [z]

Baca juga: Bis Hidrogen

ke atas