Beberapa hari ini terkabar bahwa pemerintah membatalkan gerakan sehari tanpa BBM bersubsidi.\1 Menurut rencana semula, pada tanggal 2 Desember (2012) mendatang akan tidak dijual BBM bersubsidi selama dua belas jam.\2

*

Di Amsterdam, terdapat berbagai jenis kendaraan bermotor yang bukan saja tanpa BBM bersubsidi, bahkan tanpa BBM di tangki. Berbagai mobil listrik berseliweran, dan tonggak-tonggak pengisi daya (charger) berada di berbagai tempat di tepi jalan.\3

Yang juga menarik, ternyata sudah setahunan dioperasikan bus hidrogen (waterstof) oleh GVB. Mungkin kendaraan semacam ini yang sering kita bayangkan sebagai kendaraan berbahan bakar air yang sering dihebohkan di tanah air. Setidaknya yang dapat kita capai dengan pemahaman dan teknologi sekarang.\4

mobil hidrogen

Bus hidrogen milik GVB
melintas di Spaarndamerstraat, Amsterdam, 2012.

Tentu bus ini tidak membawa galon akua sebagai ganti tangki BBM. Saya lihat di dalam bus terdapat skema sistem bahan bakarnya. Dalam bacaan awam saya yang curious dengan skema tersebut, turbin angin di suatu tempat sono menghasilkan listrik yang digunakan untuk mengelektrolisa air.\5 Hidrogen yang dihasilkan dibawa ke tangki bus. Nantinya, hidrogen ini digunakan untuk menghasilkan listrik yang pada gilirannya akan menggerakkan motor listrik yang dipasang di bus.\6

Tidak berhenti di situ. Untuk lebih menghemat, daya dorong (?) yang tersisa waktu ngerèm dikonversi juga ke dalam energi (disebut hibrida?) Simak saja gambar berikut, mungkin pembaca lebih paham daripada saya.\7

skema non-bbm

Skema yang ditempel di dalam bis.

*

GVB hanya menjalankan dua bus jenis ini. Jalur yang dilalui adalah Lijn 22 yang membentang antara Indischebuurt di sisi timur Amsterdam dan Sparndaamerbuurt di sisi barat, melewati depan Stasiun Central yang sangat ramai. Waktu tempuhnya sekitar setengah jam.

Juga dinyatakan dalam websitenya:

“De kennis en ervaring die GVB opdoet met de techniek van deze bussen, is nuttig voor toekomstige ontwikkelingen op het gebied van schone lucht en duurzaamheid. Alle betrokken partijen kunnen ervan leren.”\8

Menurut Oom Google, kalimat tersebut berarti:

“The knowledge and experience gained with the CFP technique of these buses is useful for future developments in the field of clean air and sustainability. All interested parties can learn.”

Jadi, kelihatannya belum masuk ke perhitungan komersial. Adalah sangat bagus operator transportasi mau mencobanya sehingga ‘bahan bakar’ hidrogen bukan hanya khayalan awam atau percobaan para ilmuwan di laboratorium.[z]

ke atas

Catatan Kaki
  1. solopos.com/2012/11/28/bbm-bersubsidi-gerakan-sehari-tanpa-bbm-bersubsidi-batal-spbu-beri-penjelasan-ke-konsumen-351950 ^
  2. pikiran-rakyat.com/node/212831 ^
  3. Kendaraan umum seperti kereta, tram, dan metro memang menggunakan listrik sejak dulu. Mungkin listriknya yang disubsidi … ^
  4. Kita ingat terdapat kasus ‘blue energy’ dan ‘banyugeni’ di paruh pertama tahun 2008 yang lalu. ^
  5. Konon, titik kritis ide penggunaan air sebagai sebagai sumber energi (untuk tidak mengatakan sebagai ‘bahan bakar’) adalah bagaimana mengambil hidrogen dari air yang ternyata membutuhkan listrik. Besar lagi.. ^
  6. Gambaran sederhana caranya, dapat dibaca misalnya di teknologi.kompasiana.com/terapan/2012/04/02/bahan-bakar-hydrogen/ ^
  7. Gambar dan keterangan lebih jelas dapat dilihat di: gvb.nl/overgvb/brandstofcelbus/Pages/Hoe-werkt-het.aspx ^
  8. gvb.nl/overgvb/brandstofcelbus/Pages/default.aspx ^